Penyusunan PPKD adalah Upaya Pemajuan Kebudayaan

Oleh : Kepala Bidang Kebudayaan Sri Nur Rahma

Berdasarkan amanat Undang-Undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, perlu dilakukan langkah strategis berupa upaya pemajuan kebudayaan melalui pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Pemajuan kebudayaan bertujuan untuk, mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, memperkaya keragaman budaya, memperteguh jati diri bangsa, memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan citra bangsa, mewujudkan masyarakat madani, meningkatkan kesejahteraan rakyat, melestarikan warisan budaya bangsa dan mempengaruhi arah perkembangan peradaban dunia. Sehingga kebudayaan menjadi haluan pembangunan nasional.

Objek pemajuan kebudayaan tersebut meliputi tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisi. Pada pasal 8 Undang-Undang nomor 5 tahun 2017, pemajuan kebudayaan salah satunya berpedoman pada pokok pikiran kebudayaan daerah.  Itulah sebabnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, melalui Bidang Kebudayaan saat ini sudah membentuk tim untuk menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang mempedomani Permendikbud nomor 45 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan pokok pikiran kebudayaan daerah.

PPKD dimaksudkan untuk mengidentifikasi keadaan terkini dari perkembangan dari perkembangan objek pemajuan kebudayaan, mengidentifikasi sumber daya manusia kebudayaan, lembaga, dan pranata kebudayaan, mengidentifikasi sarana dan prasarana kebudayaan, mengidentifikasi potensi masalah pemajuan kebudayaan dan menganalisis dan merekomendasi untuk implementasi pemajuan kebudayaan di daerah.

Tim penyusun PPKD yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong, juga melibatkan akademisi, Antrolog, Arkeolog, Budayawan dan pihak terkait lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *